Indonesia | English
Metric Premium Cabinetry
Line

JADI YANG PERTAMA TAHU

Dapatkan Semua Berita Terbaru & Events ,


Master Chef Indonesia 2020 season 6

Master Chef Session 6

Master chef acara reality show yang sudah sangat dikenal masyarakat indonesia dengan lomba masak-memasaknya dengan mempertemukan para ahli masak dari berbagai kalangan dan latar belakang yang berbeda.

Kini RCTI selaku pemegang hak siar dari Master Chef Indonesia kembali mempercayakan pembuatan kitchen dan berbagai keperluan interiornya kepada Metric untuk Master Chef season ke 6 ini, sehingga kerja sama ini merupakan ke 6 kalinya Metric dipercaya untuk mensupport Marter Chef Indonesia berturut-turut dari season pertama di tahun 2011.

Master Chef Indonesia season 6 akan tayang di RCTI perdana pada 21 Desember 2019 dan rencananya Master Chef indonesia akan tayang setiap hari Sabtu PK. 15.45 dan Minggu PK. 16.15, di musim ini Master Chef akan menghadirkan challenge yang lebih memantang dengan formasi juri yang baru yaitu Chef Juna, Chef Arnold dan Chef Renatta, maka akan menjadi warna baru dalam Master Chef Indonesia di season 6 ini.


Kenali Karakter Kayu Olahan & Finishingnya

Kualitas terbaik dari furnitur ditentukan oleh jenis material utama yang dipakai dan finishingnya.

Dulu, furnitur dibuat dari kayu utuh tanpa sambungan. Furnitur dari kayu seperti ini akan lebih kokoh karena tebal. Lama-lama persediaan kayu pun menipis, furnitur dari kayu utuh tidak mungkin lagi dibuat.

Sebagai gantinya, furnitur dibuat dari kayu yang disambumg-sambung. Bila seratnya kurang bagus bisa diberi lapisan di atasnya (misalnya PVC atau veneer). Beberapa jenis kayu solid yang sering dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan furnitur adalah kayu jati, kayu sungkai, kayu nyatoh, dan kayu jati belanda. Setiap jenis kayu solid ini tentu punya kekhasan dalam karakter nya, seperti tampilan visual, kekuatan bahan, dan juga penggunaan finishingnya.

Namun saat ini kayu solid semakin langka dan berefek pada harganya yang kian mahal, sehingga sebagai alternatif, kayu olahan-pun dimanfaatkan.

Kayu Olahan Jadi Alternatif

Dengan teknologi pengolahan kayu, sisa kayu bisa diolah menjadi kayu lapis (plywood), blockboard, MDF (Medium Density Fiberboard), dan particle board.

Saat ini kualitas kayu olahan pun kian membaik sehingga memberi banyak pilihan bagi industri pembuat furnitur (aneka bangku dan kursi, ranjang, nakas, dan aneka jenis lemari termasuk wardrobe atau lemari pakaian, dan juga kitchen set.)

Seperti halnya dengan kayu solid, berbagai kayu olahan juga memiliki kekhasan karakter.

Yuk, simak satu per satu!

PLYWOOD

Plywood

Kayu ini termasuk jenis kayu olahan, terbuat dari lembaran kayu tipis yang direkatkan dengan tekanan tinggi menggunakan perekat khusus. Plywood tersedia dalam beberapa ketebalan 3mm, 4mm, 9mm, dan 18mm. Sedangkan panjang dan lebarnya 240cm x 120cm.

Oleh karena plywood mempunyai permukaan polos dan tidak memiliki serat yang khas, kayu lapis ini diberi pelapis tambahan saat akan digunakan sebagai bahan furnitur. Di pasaran, nama plywood lebih dikenal sebagai tripleks atau multipleks.

BLOCKBOARD

Blockboard

Blockboard merupakan potongan kayu berbentuk kotak kecil-kecil (sekitar 4-5 cm) yang dipadatkan dengan mesin dan diberi pelapis sehingga menjadi sebuah lembaran menyerupai papan. Blockboard tersedia dalam dua ketebalan, yaitu 15mm dan 18mm, sedangkan panjang dan lebarnya seperti lembaran tripleks, yaitu 240cm x 120cm. Bahan ini sekarang banyak diminati untuk lemari atau rak karena harganya yang ekonomis.

Oleh karena blockboard mempunyai permukaan polos, kayu olahan ini diberi pelapis tambahan saat akan digunakan sebagai bahan furnitur. Misalnya pelapis jati (teak) pada blockboard, menghasilkan kayu yang disebut teakblock. Selain itu ada juga blocboard yang diberi pelapis sungkai dan namanya menjadi teak block lapis sungkai.

Karena terbuat dari potongan kayu (dan biasanya kayu lunak), bahan ini tidak terlalu kuat dibandingkan kayu lapis/plywood. Tetapi untuk rak pajang, rak buku, atau kitchen set, bahan ini cukup kuat, setidaknya lebih kuat dibandingkan particle board.

MDF WOOD

MDF

MDF (Medium Density Fiberboard) merupakan kayu olahan yang dibuat dari bubur kayu yang dicampur dengan bahan kimia tertentu lalu dipadatkan menggunakan media lem. Proses pengeringannya bersuhu hingga 1.800 derajat celcius. Bentuk akhir MDF berupa papan atau lembaran yang siap dipotong sesuai kebutuhan. Seperti misalnya untuk tempat tidur, hiasan TV, meja, dan lemari.

Bahan baku MDF diperoleh dari kayu perkebunan (plantation wood) sehingga tidak merusak kayu hutan yang ada. Kayu yang diambil untuk MDF bukan dari jenis yang sering dipakai untuk furnitur seperti jati, ramin, mahoni, dan lainnya. Sehingga dilihat dari nilai ekonomis, MDF lebih terjangkau untuk semua kalangan masyarakat.

Untuk menghasilkan tampilan menarik, finishing akhir MDF menggunakan beberapa lapisan , seperti veneer (irisan kayu tipis), PVC (poly Vinil Carbonate), paper and fancy laminated. Finishing tersedia dalam berbagai tekstur, baik yang menyerupai tekstur kayu alami maupun tekstur lain. MDF memiliki tekstur finishing yang tidak terbatas dan warna yang bervariasi.

Furnitur yang memakai bahan MDF biasanya adalah furnitur praktis, seperti dengan sistem knockdown. Sistem ini digunakan di hampir semua industri furnitur dengan perekatan yang menggunakan batang kayu atau plastik kecil (dowel) dan connecting bolt yang membuat produk dapat dibongkar pasang dengan mudah.

PARTICLE BOARD/CHIPBOARD

Particle Board

Sama seperti plywood dan blockboard, particle board juga termasuk jenis kayu olahan. Bahan pembuat dan proses pembuatannya juga mirip dengan kayu MDF, bedanya terletak pada bahan baku. Particle board terbuat dari serbuk kayu kasar yang dicampur bahan kimia tertentu dan dipadatkan dengan menggunakan media lem kemudian dikeringkan dengan suhu tinggi. Bentuk akhir particle board juga berupa papan atau lembaran yang siap dipotong sesuai kebutuhan.

Nah, begitu banyak jenis akan berpengaruh pada piihan setiap industri furnitur. Namun, tak semudah membalikkan tangan untuk bisa memperoleh bahan-bahan itu. Ketersediaannya di pasaran pun belum tentu lengkap, ditambah kualitas bahannya. Diperlukan "jam terbang" untuk bisa memilih yang benar-benar berkualitas dan memiliki karakter seperti yang digambarkan di atas.

Demi kepastian kualitas furnitur yang Anda beli atau buat, memesan pada industri pembuat furnitur yang terpercaya akan lebih aman dan nyaman. Bahan berkualitas memberi jaminan keawetan dan dapat digunakan lebih lama.

Menjadi trendsetter di mata masyarakat di bidang premium cabinetry system, Metric sebagai perusahaan pembuat furnitur di Indonesia, bisa menjadi salah satu pilihannya.

Lemari Metric dibuat dengan sistem knockdown yang praktis, yang menuntut bongkar-pasang yang mudah. Ramah lingkungan dan mendukung kepraktisan, jenis kayu olahan juga memberikan tampilan yang menarik. Kayu olahan tadi memiliki tekstur finishing yang tidak terbatas dan warna yang bervariasi. Ada banyak pilihan finishing-nya, seperti veneer (irisan kayu tipis), PVC (poly Vinil Carbonate), HPL (High Pressure Laminate) paper and fancy laminated yang memiliki tekstur dan warna yang bervariasi. Hal ini memungkinkan Anda semua mewujudkan desain sesuai selera dan kebutuhan.

Nah, jangan tunggu berlama-lama, tentukan pilihan segera saat ini juga!


Walk-in Closet Lagi Ngetren, Simpan Pakaian dan Koleksi Lebih Rapi di Lemari Masa Kini

Di dunia interior, kehadiran furnitur memegang peran penting, baik dalam fungsional maupun estetika rumah. Tak terkecuali furnitur yang mendukung fungsi penyimpanan barang di rumah, contohnya di kamar tidur.

Kamar tidur seharusnya menjadi tempat yang paling menenangkan di rumah. Tetapi bagaimana kita dapat beristirahat dengan tenang jika kamar penuh dengan barang-barang?

Penyimpanan barang di kamar tidur menjadi sesuatu yang penting diperhatikan. Pakaian dan aksesori merupakan barang yang biasanya disimpan di kamar tidur, jika kita tidak memiliki ruang pakaian khusus atau yang biasa dikenal dengan walk-in closet.

Inovasi desain pada furnitur dan teknologi fabrikasi dan material, telah menciptakan desain lemari pakaian baik yang di kamar tidur ataupun di walk-in closet, berbeda dengan desain lemari yang dikenal selama ini.

Sejak tahun 1980-an kita mengenal tempat menyimpan pakaian atau lemari (wardrobe) dengan desain yang nyaris sama. Berbentuk kotak segi empat dengan beberapa model rak untuk menyimpan baju dan dilengkapi pintu.

Artikel 1

Gambar wardrobe tahun 1980-an Sumber (istimewa)

Seiring kemajuan zaman, demi alasan kepraktisan, tempat menyimpan baju dan perlengkapannya kini ada yang didesain tanpa pintu. Tak cuma ketiadaan pintu, secara keseluruhan desain penyimpan baju ini sama sekali berbeda dengan lemari pada umumnya.

Misalnya saja pada desain lemari “terbuka”, tak lagi ditemukan dinding lemari pada sisi kiri-kanan dan belakang, karena bagian ini memang tidak ada. Yang ada hanya kerangka lemari berupa balok-balok besi atau bahan lain, yang diikat ke dinding dan ke lantai. Balok ini menjadi penopang laci, ambalan, maupun tempat gantungan baju. Agar terhindar dari debu, biasanya lemari seperti ini diletakkan di dalam ruangan yang bebas debu.

Artikel 2

Gambar wardrobe model terbuka Metric

Lebih keren lagi lemari pakaian yang didesain dalam walk-in closet—istilah dalam bahasa Inggris yang berarti ruang ganti pakaian—yang biasa terpisah dengan ruang lainnya. Meski terpisah walk-in closet biasanya terintegrasi dengan kamar tidur dan kamar mandi.

Pada prinsipnya, tak hanya untuk pakaian, fungsi walk in closet adalah sebagai ruang khusus penyimpanan barang-barang pribadi seperti pakaian, tas, sepatu, dan aksesori. Bahkan, kini fungsinya pun makin bertambah, sekaligus juga digunakan untuk membersihkan diri, berganti pakaian, bercermin, dan berias. Penambahan fungsi ini dipengaruhi oleh luas ruang yang tersedia. Semakin luas ruang, fungsinya pun semakin beragam. Tak hanya pakaian, berbagai perlengkapan pribadi dapat masuk di dalamnya.

Artikel 3

Gambar walk-in closet modern Metric yang terlihat serasi dengan bedroom

Desain lemari pada walk-in closet juga berbeda dengan lemari yang umum terdapat di kamar dan dikenal selama ini. Secara umum, desainnya berupa rak-rak terbuka yang memenuhi tiga sisi dinding membentuk huruf “U”. Bentuk lemari seperti ini membuat pemilik pakaian dapat dengan mudah mengambil dan memilih pakaian yang mau dikenakan.

Menjadi trendsetter di mata masyarakat di bidang premium cabinetry system, Metric pun menciptakan berbagai desain lemari pakaian dan walk-in closet yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan khusus konsumennya.

Desain yang dibuat khusus (bukan massal) ini telah menjadi identitas personal bagi pemiliknya, membanggakan, menaikkan gengsi, dan tentu saja memberi kenyamanan lebih. Mengikuti selera pemilik rumah, gaya desain yang diusung pun begitu beragam. Selain style modern dan kontemporer yang cocok untuk hunian urban yang compact, seperti halnya apartemen ataupun villa, Metric juga mengembangkan style klasik yang banyak diminati kalangan high end.

Artikel 4

Gambar walk-in closet klasik Metric

Terkait teknologi, Metric menerapkan inovasi pada aneka pilihan material panel, engsel, dan aksesoris yang fungsional dan estetis. Dilengkapi elemen yang menjawab setiap kebutuhan penyimpanan pakaian dan perlengkapannya, wardrobe Metric memiliki detail elemen sebagai berikut.

- Material yang digunakan adalah MDF dengan warna dan finishing kebanyakan menggunakan lapisan HPL yang dipres menggunakan mesin canggih. Bahan berkualitas memberi jaminan keawetan dan dapat digunakan lebih lama. Ditambah dengan material-material aksesori ekslusif (hanya Metric yang memiliki license untuk menggunakannya di indonesia), seperti engsel, HPL dan material-lainnya.

- Jenis kompartemen yang tersedia tak hanya untuk menyimpan pakaian, tapi juga perlengkapan lainnya seperti dasi, jam tangan, koleksi tas, perhiasan, bahkan brankas (tempat penyimpanan uang dan surat-surat berharga).

- Penempatan rak didesain sedemikian rupa sehingga cukup aman dan cantik untuk menyimpan berbagai keperluan, seperti menempatkan hiasan atau dekorasi, foto-foto, tas, sepatu, dan keperluan lainnya.

- Rak dan ambalan, serta boks pun ada. Umumnya digunakan untuk menaruh baju yang dilipat. Dilengkapi pula dengan laci dan rak geser untuk menyimpan aksesori yang berukuran kecil agar tak terkesan berserakan.

- Bentuk gantungan baju didesain unik. Untuk memudahkan menggantung dan mengambil baju, gantungan baju mempunyai desain yang fleksibel sehingga dapat ditarik keluar dengan handle khusus, atau dilengkapi lift hanger. Fungsinya untuk menarik palang besi gantung ke arah bawah dan luar.

- Inovasi sliding door dan aksesoris gantungan-gantungan pun dihadirkan untuk bagian-bagian tertentu sesuai kebutuhan.

- Untuk menciptakan suasana hangat dan romantis, dipasang pencahayaan pada hanger, di ambalan ataupun di sudut-sudut rangka lemari. Pilihan lampu dengan cahaya berwarna kuning selain menerangi, juga mempercantik tampilan koleksi. Lampu-lampu ini menyala secara otomatis.

- Lemari dilengkapi pengaman berupa kunci. Demi menciptakan desain clean “tanpa lubang kunci”, Metric sudah mengembangkan kunci berteknologi kartu atau bahkan sidik jari.

Nah, tak ada lagi cerita kamar berantakan. Dengan wardrobe masa kini, pakaian dan perlengkapan tersimpan rapi, dan mudah ditemukan saat akan dipakai. Pastinya, pakaian pun jadi awet dan terawat.


PROYEK METRIC DI
PONDOK INDAH RESIDENCE

cerita perempuan

APARTEMEN PONDOK INDAH

Telah dipercaya oleh client kami, Metric dengan bangga mendesign dan membangun interior di Apartemen Pondok Indah Residence; Kami mendesign dengan konsep terbuka, yang terdiri dari Ruang Keluarga dengan tiga kamar tidur sehingga tampak serasi dan mencerminkan kehidupan yg premium dari pemiliknya.

cerita perempuan

SOLUSI INTERIOR UNTUK HUNIAN ANDA

Metric adalah solusi interior untuk dapur, kamar tidur, lemari dan ruang keluarga dengan design yang unik dan harga yang masuk akal.

Servis kita termasuk design 3D, pengukuran, pengiriman dan pemasangan.

cerita perempuan

RUANG KELUARGA

Ruang Keluarga yang berkonsep terbuka dengan TV yg tampak menempel di dinding serta high pressure laminate (HPL) bergaya rusted.

Ukuran yang sempurna untuk ruangan yang tersedia.

cerita perempuan

KAMAR TIDUR

Mendesign kamar tidur yang cantik ini, Metric bekerjasama dengan Client untuk mewujudkan ruang penyimpanan yang maksimal dengan selera yang tinggi disertai dengan biaya, ruangan dan waktu yang masuk akal.

cerita perempuan

KAMAR TIDUR UTAMA

Kamar tidur utama ini mencoba untuk bermain dengan latar belakang tempat tidur yang besar dengan kombinasi material empuk dan kaca serta dengan sentuhan HPL bertekstur kayu.

Ruangan ini diciptakan untuk mimpi yang indah!

cerita perempuan

KAMAR TIDUR BERGAYA TATAMI

Kamar tidur Tatami ini terinspirasi dari gaya kamar tidur di Jepang dengan ruangan yang terbatas tapi sangat efisien, Kamar ini Kecil tetapi tempat untuk bekerja dan tempat tidurnya terbentuk dengan kombinasi yang sempurna untuk menciptakan kamar tidur yang nyaman.


Metric Show Kitchen
Delicae, Senayan City

cerita perempuan

Bekerja sama dengan Senayan City Metric menghadirkan konsep yang cukup unik yaitu konsep show kitchen pertama di area food court yang berlokasi di Delicae Senayan City lantai 5, dapur Metric melangkapi susasana premium yang memang merupakan tema utamanya.

Acara pembukaan Delicae diadakan pada tanggal 31 Mei 2017 di Senayan City yang dimeriahkan oleh brand ambasador Metric chef Rinrin Marinka. Acara semakin meriah dengan adanya demo memasak oleh chef Rinrin Marinka di dapur baru Metric. Dapur yang mengusung konsep elegant, luxurious, dan moderen ini menghiasi area seluas 17,28 meter persegi.


" Cerita Perempuan
Trans TV Senin-Kamis pkl 10.00-11.00

cerita perempuan

Inovasi Mentric untuk memperkenalkan produk ke masyarakat luas tidak pernah berhenti, kini Metric dipercaya oleh Trans TV untuk menempatkan produk dapur di acara Cerita Perempuan yang tayang setiap hari Senin - Kamis Pk 10.00 - 11.00.

Dengan inovasi dapur moderen yang akan memudahkan setiap kegiatan host di acara tersebut, dapur Metric dirancang khusus dengan tim ahli yang akan selalu memenuhi kebutuhan dapur anda.


"Iron Chef Indonesia 2017 RCTI
Sabtu dan Minggu PK 16.00"

Iron cheft

Iron Cheff 2017 merupakan acara masak di Indonesia yang aslinya berasal dari acara TV di Jepang, Idon Chef dikenal disini degnan nama Iron Chef Indonesia. Tayang perdana pada 22 April 2017 setiap hari Sabtu dan Minggu PK 16.00

Ini merupakan kesekian kalinya Metric dipercaya untuk memenuhi kebutuhan dapur dalam acara disebuah statsiun televisi nasional, dapur dibuat dengan simpel dan fungsional terhadap segala situasi di acara tersebut, dengan kualitas dapur standar Metric diharapkan acara memasak di dapur Iron Chef Indonesia berjalan dengan sempurna.


NOW OPEN
Our New Inspirational Showroom at "Panglima Polim"

Showroom Pangpol

Untuk selalu berinovasi memberikan inspirasi gaya hidup modern , Metric Panglima Polim kini berpindah tidak jauh dari tempat sebelumnya. Showroom dengan konsep desain terbaru ini diharapkan dapat memberikan sesuatu yang dapat menginspirasi hidup anda. Segera kunjungi dan dapatkan pengalaman serta penawaran yang terbaik.


Masterchef Junior Indonesia (RCTI, Minggu 16.00 WIB)

Metric Sponsor