Indonesia | English
Metric Premium Cabinetry
Line

IDE INTERIOR

IDE DESAIN INTERIOR UNTUK RUMAH ANDA
DENGAN INSPIRASI INTERIOR TERBARU


Majalah Idea

Majalah Idea

Ide Penyimpanan
Menelusuri sejarah lemari pakaian (wardrobe) dan pengembangan desainnya

Ditulis Oleh Dian Arthen (ID Magazine) & Metric

Lemari pakaian (wardrobe) dan lemari adalah dua kata yang digunakan secara bergantian untuk menggambarkan media untuk menyimpan pakaian. Namun kedua istilah ini memiliki arti yang berbeda dalam kamus, lemari digambarkan sebagai fitur arsitektur, atau ruang yang ditujukan di dalam rumah, sedangkan lemari pakaian (wardrobe) adalah perabot. Mungkin alasan utama mengapa lemari dan lemari pakaian (wardrobe) sekarang pada dasarnya menggambarkan hal yang sama adalah karena desain modern telah menggabungkan keduanya menjadi satu, rumah saat ini lebih cenderung memiliki lemari (built-in wardrobe) bersama dengan rak-rak lain yang terletak di area tertentu yang tidak hanya menyimpan pakaian tetapi juga barang-barang fashion lainnya seperti tas, dompet dan perhiasan.

Sejarah lemari pakaian (wardrobe) dapat ditelusuri kembali ke abad ke-17 di Amerika Serikat. Saat itu, lemari dibuat dalam bentuk lemari gantung yang terbuat dari kayu ek dengan ukiran berat di pintunya. Mereka besar dan orang Amerika mengekspornya ke Inggris dan bertahan selama seratus tahun. Kemudian penggunaan kayu ek untuk lemari pakaian secara bertahap menurun dan datanglah bahan Walnut Amerika yang menjadi bahan yang paling dicari untuk membangun lemari pakaian.

Sekitar waktu yang sama, mesin cetak pakaian juga sedang tren, dengan laci dan baki geser. Pada abad ke-18, Tallboy yang menggabungkan laci dan lemari pakaian di bagian atas dengan bagian bawah biasanya lebih lebar daripada bagian atas sedang tren. Tallboy sebagian besar terbuat dari kayu mahoni dan ukurannya diukur menggunakan metode delapan pria kecil,yang berarti bahwa seorang Tallboy harus dapat memasukkan delapan pria kecil ke dalamnya.

Pada abad ke-19, produksi mebel secara massal tumbuh dan ekonomi menjadi lebih baik, orang mampu membeli lebih banyak pakaian dan itu mengarah ke bentuk modern dari lemari pakaian dengan lemari gantung di masing-masing sisi, pakaian tekan di bagian atas dan laci di bagian bawah. Bahan yang paling umum digunakan adalah kayu mahoni, kayu satin dan kayu langka lainnya yang mulai dapat diperoleh. Inovasi terbesar dalam lemari pakaian adalah fungsi pintu pusat yang sebelumnya hanya digunakan untuk menutupi bagian atas, telah diregangkan ke lantai, menutupi laci-laci serta rak geser dan menampilkan cermin di bagian luar.

Di Indonesia, tidak jelas kapan tepatnya tren pakaian memasuki negara ini. Salah satu pembuat furnitur paling mapan di Indonesia, Metric didirikan pada tahun 1994, mulai bercabang ke lemari pakaian (wardrobe) pada tahun 2001. Saat itu, fungsi lemari hanya untuk menyimpan pakaian, mereka cenderung besar dan terbuat dari kayu solid. Pada tahun 2001, Metric menghasilkan produk lemari pakaian yang terbuat dari bahan MDF dan HPL sebagai pelengkap produk dapur mereka. Metric menerima respons positif dari pelanggan mereka dan mereka memutuskan untuk menambahkan pakaian sebagai salah satu produk andalan mereka.

Metric bangga sebagai perusahaan yang memahami kebutuhan pelanggan dan dapat menggabungkan desain furnitur dengan suasana kamar pelanggan. Salah satu contoh yang bagus adalah cara Metric membangun lemari pakaian built-in yang dirancang untuk setiap kamar, menjadikannya bagian dari ruangan alih-alih dilihat sebagai bagian dari furnitur yang terpisah.

Dengan selalu menawarkan tren desain terbaru yang datang dari negara-negara Eropa kepada pelanggan mereka, pelanggan Metric sebagian besar adalah orang-orang yang bergaya modern dan minimalis, mereka paling sering meminta lemari pakaian yang modern namun sederhana dengan penerangan besar dan palet warna netral.

Perwakilan Metric selanjutnya memberi tahu kami bahwa tantangan utama dalam mendesain lemari pakaian adalah penempatan rak dan perancangan masing-masing kompartemen agar tertata dengan baik dan efisien. Jika tren hari ini adalah semua tentang desain yang minimalis, di masa depan Metric memperkirakan bahwa orang akan condong ke arah desain rustic dan industri, memiliki lemari pakaian yang menampilkan teknologi terbaru namun sadar lingkungan dengan menciptakan sistem pencahayaan yang efisien.


Majalah Idea

Ide Dekorasi Meja Jamuan di Dapur, Tak Harus di Ruang Makan

Dikutip dari Majalah IDEA, ditulis oleh Johanna Erly Widyartanti - Minggu, 30 September 2018

Lighting menjadi perangkat penting dalam mendukung sebuah desain. Lampu gantung diaplikasikan berjejer di atas meja jamuan dan menciptakan suasana lebih intim.

Suasana makan akan menjadi lebih menyenangkan dan akrab.

Makanan pun akan terasa lebih lezat.

Penyajian lebih mudah karena posisi meja ada sangat dekat dengan microwave, kulkas, piring, ataupun gelas.

Bisa menyajikan makanan yang benar-benar baru matang atau baru dihangatkan,

Pemilik rumah bisa membuatkan makanan pesanan para tamu langsung di hadapan mereka atau bahkan tamu pun bisa memasak sendiri sesuai seleranya.

Bersantap pun menjadi ajang mempererat kekeluargaan di antara saudara dan kerabat dengan pemilik rumah.


Home Interior 1

Home Interior 2

Tren Terkini Material Interior Rumah

Untuk kenyamanan rumah maksimal, diperlukan interior yang dibuat dengan material yang memenuhi kriteria kesehatan, keamanan, kekuatan, dan keindahan.

Kemajuan teknologi telah memberi andil besar dalam penciptaan interior rumah yang ideal. Teknologi tak hanya berpengaruh pada proses pembuatan yang efisien, tetapi juga pada pilihan material dan kenyamana didalam rumah. Memanfaatkan teknologi ini, para kontraktor pembuat interior rumah pun berlomba menciptakan produk terbaiknya.

Metric, Perusahaan jasa pembuat dapur, lemari pakaian, dan kabinet TV ini memperkenalkan sebuah konsep yang disebut Premium Cabinetry System, yang merupakan penerapan teknologi terbaru dari Eropa. Konsep yang memadukan unsur desain, kualitas, dan servis ini memproduksi setiap panelnya menggunakan mesin, mulai dari pemotongan, pengeboran, sampai pelapisannya sehingga terjamin presisi dan rapi.

Sementara, material finishing menggunakan HPL (high pressure laminates). HPL diproduksi dengan mesin modern bertekanan dan bertemperatur tinggi sehingga mencegah perubahan warna, meskipun telah bertahun-tahun dipakai. Produk ini juga tidak terkelupas karena diproses dengan mesin hot press. Selain itu, produk ini juga kedap air dan tahan cairan kimia pembersih.

Untuk bagian top table, Metric menggunakan bahan Formatop atau solid surface yang memiliki beberapa kelebihan. Salah satunya adalah higienis karena permukaannya tidak berpori dan mudah dibersihkan bila terkena noda kecap, saus, cuka, kopi, dan cairan kimia dapur lainnya. Sambungan juga nyaris tak tampak, sehingga tampilan lebih rapi dan indah. Material yang solid dan uniform (bukan coating) memungkinkan permukaannya dipoles terus-menerus tanpa mengubah bentuk dan warna asal. Lapisannya juga tahan panas.


Luxury Kitchen 1

Luxury Kitchen 2

Dapur Klasik yang Elegan

Desain klasik identik dengan desain yang berat dan berkesan tua. Namun tidak dengan dapur ini. Metric menghadirkan konsep dapur klasik yang elegan. Dimana desainnya mengedepankan unsur warna yang netral, modern, dan penuh kemewahan.

Dapur klasik umumnya membutuhkan ruang yang cukup luas untuk mendapatkan hasil desain yang baik, minimal 9 meter persegi. Bentuk dapur bisa dibuat dengan model L atau U, dengan island maupun tidak. Dapur klasik dari Metric ini berukuran 25 meter persegi, didominasi warna putih, berpadu dengan marmer. Seluruh kabinet atas dan bawah menggunakan finishing dengan teknologi duco warna putih. Teknik ini menutup semua permukaan kayu dengan baik dan menghasilkan tampilan yang licin dan mewah. Pada top table di meja dan island dapur, serta dinding, menggunakan marmer jenis statuario. Material ini menghasilkan pesona yang clean dan elegan, sesuai dengan warna dominan pada area dapur. Metric juga menambahkan kaca sandblasting pada beberapa bagian, sehingga unsur klasiknya lebih kentara. Untuk aksesori pendukung seperti handel, kunci, dan engsel yang ada di dapur menggunakan produk berkualitas.

Desain klasik membutuhkan ketelitian dalam finishing dan pembuatannya, karena banyak detail profil yang memiliki lekukan dan bentuk yang tidak flat. Untuk itu Metric menggunakan teknologi tercanggih dalam merealisasikan desain klasik tersebut. Material yang digunakan juga premium dan eksklusif, karena hanya Metric yang memiliki lisensi produk ini di Indonesia.

Selain material, Metric juga didukung pelayanan premium, mulai dari desainer yang sangat berpengalaman, after sales service, layanan emergency (layanan siaga), gratis pengiriman, hingga perakitan dan perawatan berkala di lokasi proyek.


Bedroom

Kamar Tidur Modern, Elegan dan Nyaman

Kamar tidur merupakan tempat yang personal bagi pemiliknya. Dan ide desain kamar tidur perlu direncanakan dengan matang. Kebutuhan setiap orang berbeda namun keseimbangan harus dijaga antara kepraktisan dan utilitas.

Desainer Metric kali ini merancang sebuah kamar tidur yang bertemakan “Modern, Elegant and Comfortable” dimana desainer Metric ingin menampilkan konsep ruang yang modern, nyaman, elegan dan tetap fungsional.

Furniture harus diatur sedemikian rupa sehingga memungkinkan akses mudah sementara juga membantu kita untuk merasa nyaman. Dengan mengkombinasikan material HPL dan kaca agar terkesan modern dengan warna sedikit gelap untuk menciptakan suasana yang tenang dan menbuat releks bagi siapa saja yang berada di kamar tidur tersebut.

Kunjungi showroom Metric di kota anda dan rasakan suasana nyaman disetiap ruangannya


Corner Kitchen 3

Inspirasi Metric Kitchen

Belakangan ini dapur sudah makin berkembang dari segi material, fungsionalitas hingga teknologi yang digunakan, semua itu tidak lain bertujuan untuk memudahkan kita dalam melakukan kegiatan sehari-hari kita di dapur. Dapur juga tidak hanya digunakan sekedar untuk memasak tapi juga adalah sebuah karya seni.

Berikut kita akan mengulas sebuah design dapur yang dibangun tidak hanya untuk memasak tapi juga sebagai tempat spesial di rumah anda. Designer Metric mendesign dapur tersebut dengan tema " Simple Elegan ".

Dapur yang bisa kita lihat di showroom Metric Panglima polim ini dirancang untuk menciptakan suasana memasak yang nyaman dengan perpaduan ruang disekitarnya. Setiap material sangat diperhatikan dengan mengikuti tren saat ini yang mengarah ke natural wood dengan kombinasi material modern sehingga tercipta harmonisasi ruang yang hangat dan tidak akan bosan untuk dilihat.

Silahkan datang ke showroom Metric terdekat untuk melihat dapur impian anda dan kami siap untuk mewujudkannya....


Majalah Idea

Menyatukan Fungsi , Estetika & Gaya Hidup

Dapur dengan desain yang menawan menjadi tren saat ini. Desainnya bukan hanya memerhatikan fungsi namun juga memerhatikan estetika dan gaya hidup penggunanya

Masa kini, dapur sudah bergeser tak lagi sekadar digunakan untuk memasak namun juga memiliki unsur hiburan yang bisa membuat perasaan yang menyenangkan bagi pemiliknya. Dapur juga bisa dipamerkan dan meningkatkan prestise pemiliknya. Area ini pun menjadi tempat hang out yang nyaman untuk menjamu kerabat atau relasi. Bahkan dapur bisa menjadi tempat sentral dirumah dimana segala aktivitas harian keluarga diawali dan diakhiri.

Menempatkan dapur bersanding dengan ruang keluarga atau bahkan di area depan rumah, sudah bukan hal yang langka. Karenanya unsur estetika tidak boleh ditinggalkan. Butuh kejelian untuk menatanya agar selain cantik, namun tetap fungsional.

Setidaknya inilah segudang pengalaman yang bisa diceritakan oleh Wen Han, Direktur Metric, perusahaan yang bergerak di bidang desain dan produksi kitchen, wardrobe, bedroom dan living room. Dua puluh dua tahun berkiprah dibidang ini, aneka desain dapur sudah dihasilkan oleh Metric.

“Desain dapur harus terintegrasi dengan ruang lainnya didalam rumah sehingga kehadiran dapur menjadikan ruang di sekitarnya lebih menawan dan terlihat menyatu, “ ujar Wen Han. Akan terlihat cantik dan indah, jika dapur desainnya menyatu sehingga tak terkesan menjadi ruang yang berbeda dan terpisah di dalam rumah.

Inovasi dan teknologi baru pada material penyusun dapur perlu diaplikasikan untuk desain yang indah dan funsi yang makin memuaskan.

Penataan dapur harus disesuaikan dengan mekanisme kerja pemakai dan kondisi ruang. Semua kegiatan itu kemudian diorganisasikan dalam zona berlainan yang terencana, yang menjamin kenyamanan dan keamanan kerja.

Dapur pun harus dibuat rapi untuk menyempurnakan penampilannya. Desain yang kompak dengan sistem penyimpanan yang apik dan fungsional pun diterapkan.

Selain itu, menggunakan teknologi LED dalam sitem pencahayaan untuk meningkatkan fungsionalnya dan memberi estetika dengan warna-warni dan bentuk yang mempercantik tampilan dan mencipta suasana yang diinginkan.

Jangan pertaruhkan investasi jangka panjang anda. Memercayakan perencanaan dapur kepada ahlinya akan manjamin kepuasan untuk terciptanya dapur ideal yang Anda inginkan.


Corner Kitchen 1

Corner Kitchen 2

Gaya desain: modern, sederhana

Konsep :” the corner kitchen / L shape kitchen + island”

Hal utama yang dipertimbangkan adalah jarak kegiatan yang mesti menunjang kemudahan aksesibilitas. Penataan pembagian area di konsep ini untuk daerah bersih bersih diletakkan sink dan disisi lain satunya sebagai area storage ditempatkan rak cargo didalam tall unit, wine chellar serta ambalan terbuka untuk meletakkan barang yang dapat didisplay, sedangkan diantara ke dua area tersebut terdapat area persiapan yang cukup dekat dengan jangkauan ke area memasak. Meja island di fungsikan sebagai area memasak / cooking sekaligus juga meja penyajian dengan disediakannya meja breakfast yang merupakan bagian dari life style saat ini.

Bentuk dan warna

Menonjolkan kesan modern simple dengan komposisi bentuk yang sederhana namun memberi nilai/value yang baik dalam memberi kesan elegant dan ekspresi kebebasan serta personalized custom design.

Perpaduan warna dark grey dan vanilla dipilih sebagai warna yang termasuk kategori trend pada saat ini. Warna vanilla memberi efek kesan mewah dan panel dark grey dengan motif steel memberi kesan menonjol sebagai aksen pada panel dinding dan pintu kaca berwarna misty grey memberi efek kesan kokoh pada penempatannya di posisi kabinet bawah. Sementara warna meja dipilih warna putih untuk memberi efek kesan bersih, terang dan luas dalam menunjang fungsi kegiatan di pantry tersebut.

Fitur Metric & inovasi :

Detail list aluminium dan plint berwarna hitam menjadi aksen yang menambah kemewahan dari design tersebut. Penerapan lighting LED indirect dengan sinar kuningnya, memberi efek dramatis pada permainan bidang dalam design kitchen tersebut. Finishing pintu menggunakan kaca painted yang stylish dapat memberi kesan kemewahan dari efek refleksi / pantulan dari material tersebut. Cover profile yang ditempatkan pada bagian bawah kabinet atas, difungsikan sebagai tempat lighting , stop kontak dan saklar lampu, sehingga design kitchen ini terlihat rapih dan terintegrasi dengan baik perihal electrical.

Dengan pemakaian Solid Surface pada toptable kitchen ini, memberi fleksibilitas bentuk diantaranya sisi belakang backsplash dibentuk sebagai penempatan utilitas seperti tempat pisau, tempat makanan kecil, lalu tempat bumbu di meja breakfast yang terlihat menyatu dengan meja breakfast karena memang material tersebut kelebihannya adalah sambungan tidak terlihat / seamless.

Appliances dipilih yang sesuai dengan konsep modern, diantaranya hood down draft yang pada saat mau difungsikan dapat naik keatas dan pada saat tdk difungsikan akan turun rata dengan meja. Begitu pula dengan sink dan kran yang konsep dasarnya sama yaitu pada saat tidak difungsikan maka kran dapat diturunkan rata dengan sink lalu lubang sink ditutup dengan menggeser kedua penutupnya yang terbuat dari kaca.